Kepoooin Nih

Friday, March 24, 2017

Inilah 7 Istilah Sosmed yang Jarang Kita Gunakan

Sob, ternyata kita selama ini jarang menggunakan istilah-istilah sosial media dan informasi teknologi (IT) yang sudah dibakukan ke dalam terjemahan dan kosa kata Bahasa Indonesia. Orang Indonesia termasuk kita lebih sering menggunakan istilah dalam Bahasa Inggris. Akibatnya kita merasa aneh mendengar istilah-istilah tersebut. Yuk kita bahas satu-satu.

1. Unggah
Terdengar asing di telinga kita memang, tapi sebenarnya sering kita lakukan aktivitas ini ketika berhubungan dengan internet. Coba Mimin sebut kata ‘upload’. Bagaimana, sudah mengerti apa istilah kata ‘unduh’, Sob? Kita lebih sering memakai kata ‘upload’ atau ‘mengupload’ daripada kata ‘unggah’ atau ‘mengunggah’. Malahan, kata ‘upload’ ini sudah seperti kosa kata baku Bahasa Indonesia karena kita sering memakainya daripada kata ‘unggah’ dalam aktivitas mengunggah file-file di dunia internet.

2. Unduh
Yups, lawan kata dari ‘unggah’, istilah ‘unduh’ jarang kita pakai juga dan sering memakai dengan istilah ‘download’. “Dowloadin bokep, dong”. Hufet -__-

3. Surel
Istilah unggah dan unduh sih masih sering kita dapatkan jika pengaturan browser kita berbahasa Indonesia ya, Sob. Tapi Sobat tau ga apa istilah baku Bahasa Indonesia untuk ‘surel’? Gak banyak yang tahu kalau ‘surel’ adalah kosa kata baku untuk E-mail. Gimaana..? Sobat baru tau? Sobat selalu menggunakan istilah E-mail dibandingkan dengan surel, kan? E-mail adalah akronim dari kata Electronic Mail (Surat Elektronik). Jadi Surel juga adalah akronim dari Surat Elektronik.

4. Ikuti, Diikuti, Pengikut
Tiga istilah ini juga tidak terlalu asing di telinga kita ya, Sob. Untuk Sobat pengguna sosial media seperti twitter dan instagram yang sosmednya diatur dalam Bahasa Indonesia, pasti sudah paham. Yups, kita lebih sering menggunakan istilah ‘follow’ dibandingkan memakai istilah ‘ikuti’. Lalu kita juga lebih sering menggunakan kata ‘followed’ atau ‘follow back’ dan ‘followers’ daripada ‘diikuti dan ‘pengikut’
“Jadi pengikut gue, dong..” | “Buset, lo Nabi ngajakin gue jadi pengikut lo?” | Hufet -__-

5. Menambahkan dan Menyetujui
Add gue dong..” kalimat yang paling sering kita sebutkan jika sedang meminta teman atau saudara supaya mereka bisa menjadi teman di Facebook. Sangat jarang kita gunakan istilah ‘tambahkan’ yang merupakan arti kata ‘add’. Kemudian di BBM kita sering menggunakan istilah ‘acc’ yang merupakan singkatan dari kata ‘accepted’ dibanding istilah ‘menyetujui’ ya Sob. Atau istilah ‘approve’ yang sama dengan ‘accepted’.
Untuk Sobat yang pernah pakai istilah ‘approve’ di sosmed, pasti ketauan deh umurnya berapa. “ApRuP FS aQu t3Ru5 Isi T3st1 aQu dUnKz..” Ketauan deh Sobat MANTAN PENGGUNA FRIENDSTER. TUA... hahaha..

6. Terkenal di Sosmed
Mimin gak tau harus menuliskan istilah apa untuk poin ini. Karena Mimin belum tau untuk istilah yang lagi ngehits ini dalam kosa kata Bahasa Indonesia yang baku. Kalian sering menyebutnya ‘viral’. Viral adalah akronim kata dari Bahasa Inggris ‘virus’ dan ‘virtual’. Virus adalah kuman penyebab suatu penyakit, sedangkan virtual adalah tidak nyata (penyebaran informasi atau komunikasi melalui dunia maya/ internet). Jadi, kosa kata Viral dapat diartikan sebagai sesuatu hal informasi, kejadian, berita dan lainnya yang menyebar luas dan secara cepat sehingga diibaratkan seperti virus dan dalam waktu singkat menjadi gempar penduduk sosial media, dunia maya atau internet.

7. Swafoto
Ini juga sedang digandrungi anak muda kekinian. Tapi sangat jarang yang menggunakan istilah ‘swafoto’. Sobat tau istilah terkenalnya untuk ‘swafoto’? Kita sering menyebutnya ‘selfie’. Swafoto bukanlah kata dasar, melainkan kata turunan yang terdiri dari dua bentuk, yaitu swa dan foto. Swa adalah kosakata dari Bahasa Sanskerta yang berarti sendiri, sedangkan foto diserap dari bahasa Inggris, photo. Secara bahasa, ‘swa’ adalah bentuk terikat. Artinya, bentuk tersebut tidak dapat berdiri sendiri menjadi sebuah kata mandiri. Penggunaannya haruslah dengan kata lain agar menghasilkan makna. Itulah sebabnya bentuk tersebut selalu berdampingan dengan kata lain, seperti swasembada, swakarya, wiraswasta, dan swadaya. Namun, tidak demikian dengan foto. Kata ini dapat berdiri sendiri sebagai sebuah kata mandiri, tanpa harus didampingi oleh kata lain.

Gimana Sob, sekarang sudah tau kan istilah-istilah sosmed dan internet dalam Bahasa Indonesia? Sudah sepatutnya kita menggunakan istilah Bahasa Indonesia supaya kita tidak menggerus bahasa negara kita sendiri sesuai dengan isi Sumpah Pemuda. Tapi.. Mimin serahkan ke Sobat lagi sih mau pakai atau gak. hehe.. (SB)

Kalau ada istilah lain yang mau Sobat tambahin, tulis di kolom komentar ya..

picture source: ayo maju

No comments:

Post a Comment

Komen di sini yuk, Sob..

KEPOOO.ID

Situsnya anak muda yang memiliki tagline Yang Muda Yang Harus Tau. Mimin bakal nemenin Sobat semua setiap harinya dengan artikel, video dan konten lainnya khas anak muda kekinian yang pastinya ap-tu-det dan ngeHITZ bingits..

Like Facebook

Subscribe